Header Ads

Melahirkan Banyak Gamers, Indonesia Jadi Market Bagus Untuk E – sports

Beberapa tahun belakangan esports makin digandrungi masyarakat Indonesia. Mulai dari anak – anak hingga orang dewasa banyak yang terhipnotis dengan keseruan esport. Bahkan kaum hawa yang biasanya hanya main game yang biasa – biasa aja, kini mulai tertarik dengan esport.

Melahirkan Banyak Gamers, Indonesia Jadi Market Bagus Untuk E – sports

Meningkatnya penggemar esport di Indonesia, mengindikasikan bahwa olahraga ini memilki potensi bisnis yang cukup besar. Apalagi sekarang pemerintah mulai ambil bagian dalam pengembangan cabang olahraga baru ini.

Dan, ini bukan hanya sekedar omongan belaka Gan! Salah satu perusahaan riset pasar dan konsultasi, Niko Partners, menunjukkan bahwa 41 persen dari 266 juta orang Indonesia setidaknya adalah gamer mobileatau PC kasual, dengan kata lain lebih dari 100 juta orang Indonesia main game.

Melahirkan Banyak Gamers, Indonesia Jadi Market Bagus Untuk E – sports

Data diatas kemungkinan besar akan naik seiring keikutsertaan pemerintah dalam pengembangan olahraga ini. Ditambah dengan dijadikannya esport sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Sea Games Manila 2019.

Selain data diatas, Niko Partners juga menyajikan data pendapatan untuk online PC dan mobile gameuntuk wilayah Indonesia. Pendapatan online PC dan mobile game di Indonesia mencapai 606 juta USD pada tahun 2018, dan diperkirakan pendapatan tersebut akan mencapai 1.156 juta USD di tahun 2022.

Waww...data ini jelas mengindikasikan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar esport yang sangat bagus. Gak heran banyak startup atau perusahaan games dunia yang mengambil peluang ini Gan.

Selain menjual produk mereka, perusahaan games juga ikut berkontribusi mengembangkan esport di Indonesia. Salah satunya dengan telibat dalam event – event esport lokal. Entah itu sebagai sponsor atau pihak yang menyelenggarkan event tersebut.

Melahirkan Banyak Gamers, Indonesia Jadi Market Bagus Untuk E – sports

Namun, dibalik potensi bisnisnya yang cukup besar, salah satu tantangan di industri ini adalah paradigma masyarakat Indonesia yang masih menilai kalau main game itu cuman buang waktu dan gak ada manfaatnya. Nah, disinilah peran pelaku industri ini dan pemerintah untuk mengubah paradigma tersebut agar industri ini terus berkembang.

O iyah Gan, sedikit info tentang Niko Partners yang memaparkan data – data diatas. Mereka ini adalah perusahaan riset pasar yang berspesialisasi dalam industri game dan esports di Asia Tenggara dan Tiongkok.

  Nah, dengan potensinya cukup besar ini, kira – kira Agan dan Sista mau jadi penonton atau menjadi orang yang terlibat dalam industri ini, entah itu jadi gameratau orang yang berbisnis di bidang ini. 

Genkbol

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.